SISTEM MUSKULAR
SISTEM MUSKULAR
• Elemen struktural dari jaringan otot adalah sel otot
(bentuknya lonjong/memanjang → sabut otot) dan memiliki kemampuan berkontraksi
• Otot → bahasa
yunani : sarkos
• Kemampuan kontraksi otot : kemampuan kerja untuk
lokomosi, sekresi dari glandula, pergerakan darah melalui sistem
kardiovaskuler, dan pergerakan material di dalam saluran pencernaan
Sistem otot adalah
sistem organ pada hewan dan manusia yang
mengizinkan makhluk tersebut bergerak. Sistem otot pada vertebrata dikontrol
oleh sistem saraf, walaupun beberapa otot (seperti otot jantung) dapat bergerak
secara otonom. Manusia sendiri memiliki sekitar 650 jenis otot rangka
Jenis-jenis otot
Sistem otot manusia berdasarkan jenisnya
Otot
merupakan salah satu dari empat jaringan yang paling penting di dalam tubuh.
Jaringan ini terbuat dari sel-sel khusus yang disebut dengan serabut. Jaringan
otot terbagi ke dalam tiga jenis yang berbeda.
Jenis-jenis
jaringan otot ini di antaranya adalah:
Otot polos (smooth
muscle)
Otot
polos dapat ditemukan di dinding organ dalam seperti pembuluh darah, saluran pencernaan,
saluran pernapasan, kandung kemih, hingga rahim. Tak hanya itu, otot polos
juga dapat ditemukan pada mata.
Pada
organ yang digunakan untuk melihat ini, otot polos berfungsi untuk mengubah
ukuran iris atau selaput pelangi dan mengubah bentuk lensa mata. Otot polos
pada kulit juga dapat menyebabkan bulu kuduk berdiri saat menghadapi cuaca
dingin atau rasa takut yang menghampiri.
Namun,
pada sistem otot manusia, mekanisme kerja otot polos ini dikendalikan oleh
sistem saraf otomatis. Artinya, otot ini bisa bergerak dan dikendalikan oleh
alam bawah sadar otak, tanpa perlu Anda kendalikan dengan pikiran sadar.
Meski
keberadaannya tidak Anda sadari, otot polos terus bekerja di dalam tubuh.
Fungsi otot polos beraneka ragam, tergantung letak dan posisinya di dalam
tubuh. Sebagai contoh, mekanisme gerak otot polos pada sistem pencernaan,
seperti berkontraksi dan relaksasi secara bergantian, membantu makanan masuk ke
dalam tubuh saat proses pencernaan terjadi.
Ciri-ciri
dari otot polos adalah berbentuk gelendong atau memiliki poros dengan satu inti
pusat. Mekanisme kontraksi otot ini adalah berkontraksi perlahan dan berirama.
Otot jantung (heart
muscle)
Berbeda
dengan otot polos yang dapat ditemukan di beberapa lokasi di dalam tubuh, otot
jantung hanya terdapat pada dinding jantung dan dikontrol oleh sistem saraf
otomatis.
Sel
otot jantung memiliki garis-garis terang dan gelap yang disebut lurik. Susunan
serat protein di dalam sel menyebabkan pita terang dan gelap ini. Sel otot
jantung berbentuk silindris memanjang, dengan satu inti sel di tengah.
Kontraksi
dari otot jantung umumnya dikendalikan oleh alam bawah sadar, tapi cukup kuat,
dan memiliki irama. Saat otot jantung berkontraksi, darah akan dipompa keluar,
sementara saat otot jantung relaksasi, darah akan kembali masuk ke jantung
setelah bersirkulasi ke seluruh tubuh.
Otot rangka (skeletal
muscle)
Otot
rangka merupakan bagian dari sistem otot yang memiliki kaitan erat dengan
sistem muskuloskeletal. Pengertian dari otot rangka adalah jaringan otot yang
melekat pada tulang manusia. Otot rangka menjadi satu-satunya jaringan otot
yang bisa dikendalikan secara sadar.
Pada
sistem otot manusia, otot rangka menjadi salah satu yang terpenting karena
lokasinya yang berada pada seluruh bagian tubuh. Fungsi otot rangka adalah
berkontraksi untuk menggerakkan bagian-bagian tubuh lebih dekat ke tulang yang
melekat pada otot.
Sebagian
besar otot rangka melekat pada dua tulang di sepanjang sendi, sehingga otot
berfungsi untuk menggerakkan bagian-bagian tulang lebih dekat satu sama lain.
Otot rangka tidak hanya berfungsi untuk menghasilkan gerakan, tapi juga
menghentikannya.
Selain
itu, otot rangka juga dapat mencegah pergerakan tulang dan sendi yang
berlebihan. Tujuannya untuk menjaga stabilitas tulang dan mencegah terjadinya
kerusakan pada struktur tulang itu sendiri.
Jaringan
otot ini juga membantu Anda untuk bisa mengendalikan secara sadar fungsi-fungsi
tertentu di dalam tubuh, seperti mengunyah dan buang kecil maupun besar.
Fungsi
dari otot rangka ini juga untuk melindungi organ dalam, khususnya yang
berlokasi di area perut, serta membantu menopang berat dari organ-organ
tersebut.
Sel
otot rangka sama dengan sel otot jantung yaitu memiliki lurik. Namun, sel otot
rangka berbentuk silindris bercabang dan memiliki inti sel banyak di setiap
seratnya.
Fungsi otot
Fungsi sistem otot manusia
Setiap
jenis otot yang terdapat dalam sistem otot manusia memiliki fungsinya
masing-masing. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari sistem otot di dalam
tubuh.
Melakukan gerakan tubuh
Otot
rangka bertanggung jawab atas gerakan yang Anda lakukan. Otot rangka melekat
pada tulang Anda dan sebagian dikendalikan oleh sistem saraf pusat (SSP).
Otot
rangka digunakan kapan pun Anda bergerak. Otot mengikuti arah gerakan yang
Anda inginkan, bersama-sama dengan tulang dan tendon.
Mengatur postur tubuh
Otot
rangka juga mengatur postur tubuh Anda. Kelenturan dan kekuatan adalah kunci
untuk mempertahankan postur yang tepat. Otot-otot leher kaku, otot punggung
yang lemah, atau otot-otot pinggul yang kaku dapat merusak keselarasan Anda.
Postur
yang buruk dapat memengaruhi bagian tubuh Anda dan menyebabkan nyeri sendi dan otot yang
melemah.
Menjaga keseimbangan
Otot
rangka membantu melindungi tulang belakang dan membantu Anda menjaga
keseimbangan. Dalam sistem otot ada yang disebut dengan otot inti, yang
termasuk otot perut, otot punggung, dan otot panggul. Semakin kuat otot inti
Anda, maka semakin baik pula keseimbangan tubuh Anda.
Mendukung peredaran
darah manusia
Pada
sistem otot manusia, otot jantung dan otot polos yang keberadaannya tidak
disadari berfungsi membantu jantung berdetak dan aliran darah mengalir ke
seluruh tubuh. Hal ini biasanya ditandai dengan adanya impuls listrik.
Otot
jantung ditemukan di dinding jantung. Ini dikendalikan oleh sistem saraf otonom
yang bertanggung jawab untuk sebagian besar fungsi tubuh. Pembuluh darah Anda
terdiri dari otot polos, dan juga dikendalikan oleh sistem saraf otonom.
Membantu proses
pernapasan
Diafragma
adalah otot utama yang bekerja selama pernapasan. Saat Anda bernapas lebih
berat, seperti saat sedang berolahraga, diafragma memerlukan bantuan dari otot
lain, seperti otot perut, otot leher, dan otot punggung.
Mendukung proses
pencernaan
Sistem
otot manusia juga berfungsi dalam membantu proses pencernaan. Ya, saat tubuh
mencerna makanan, prosesnya dikendalikan oleh otot-otot polos yang ditemukan di
saluran pencernaan.
Otot
polos Anda melemas dan menegang saat makanan melewati tubuh selama proses
pencernaan berlangsung. Otot-otot ini juga membantu mendorong makanan keluar
dari tubuh Anda melalui buang air besar, atau muntah ketika sakit.
Mendorong bayi saat
proses persalinan
Otot
polos juga ditemukan di rahim. Selama kehamilan, otot-otot ini membesar dan
meregang saat janin tubuh di dalam rahim. Saat proses melahirkan, otot polos di
rahim berkontraksi dan relaksasi untuk membantu mendorong bayi melewati vagina.
Kelompok otot
Pengelompokan otot rangka
Untuk
lebih memahami sistem otot rangka, Anda bisa mempelajarinya melalui
pengelompokan otot-otot tersebut seperti berikut ini:
1. Otot kepala dan
leher
Menurut SEER Training
Modules dari
National Cancer Institute, sistem otot rangka juga mencakup otot yang ada pada
wajah. Otot ini membuat manusia dapat menunjukkan berbagai ekspresi, mulai dari
ekspresi terkejut, jijik, marah, takut, dan berbagai ekspresi lainnya.
Ekspresi
manusia termasuk salah satu elemen penting dalam komunikasi non-verbal. Otot
rangka yang terdapat pada bagian wajah termasuk frontalis, orbicularis
oris, laris oculi, buccinator, dan zygomaticus.
Sementara
itu, ada empat pasang otot rangka yang bertugas dalam proses mengunyah makanan.
Otot-otot yang tergolong ke dalam otot-otot paling kuat di seluruh tubuh ini
terhubung pada rahang bagian bawah Anda. Dua di antara otot-otot tersebut
adalah temporalis dan masseter.
2. Otot batang tubuh
Sementara
itu, otot batang tubuh termasuk otot-otot yang dapat menggerakkan tulang
belakang, otot yang membentuk dinding abdomen, dan otot yang melindungi
panggul.
Otot
yang tergabung dalam otot rangka di bagian batang tubuh adalah kelompok
otot erector spinae yang terletak di sisi-sisi tulang
punggung ini bertugas untuk membantu tubuh mempertahankan posisi tegak saat
sedang berdiri maupun duduk.
Lalu,
otot yang tergabung dalam sistem otot rangka pada bagian batang tubuh
berikutnya adalah otot pada dinding toraks atau dada yang terlibat dalam proses
pernapasan. Otot ini terletak pada rongga di antara tulang rusuk. Otot
tersebut berkontraksi saat Anda menghembuskan napas.
3. Otot ekstremitas
atas
Sistem
otot rangka di bagian otot ekstremitas atas mencakup otot yang melekatkan
tulang belikat ke dada dan menggerakkan tulang belikat, yang melekatkan tulang
lengan atas ke tulang belikat dan menggerakkan lengan, serta otot yang terletak
di lengan bagian bawah yang menggerakkan telapak tangan, lengan bawah, dan
pergelangan tangan.
Otot-otot
yang termasuk ke dalam ekstremitas atas adalah triceps brachii, biceps
brachii, brachialis, dan brachioradialis.
4. Otot ekstremitas
bawah
Sementara
itu, otot yang tergolong ke dalam otot rangka bagian ekstremitas bawah adalah
otot yang menggerakkan paha. Lalu, otot-otot gluteus yang fungsi utamanya untuk
menggerakkan pinggul. Namun, otot-otot ini menjulur ke arah paha.
Ada
pula otot yang berfungsi menggerakkan kaki. Sebagai contoh, otot ekstensor
besar tungkai (quadriceps femoris) yang dapat meluruskan kaki di
bagian lutut. Lalu otot harmstring, yaitu otot besar yang memanjang dari
pinggul hingga bagian bawah lutut, juga bagian dari sistem otot rangka di
bagian otot ekstremitas bawah.
Gangguan pada sistem otot
Gangguan atau penyakit pada sistem otot manusia
Sama
halnya dengan sistem rangka dan sendi manusia, ada beberapa gangguan atau
masalah sistem otot yang perlu Anda ketahui dan waspadai. Berikut ini adalah
beberapa kelainan, masalah, dan penyakit yang berkaitan dengan sistem otot
manusia, di antaranya:
1. Myalgia
Myalgia
atau nyeri otot merupakan salah satu masalah
pada sistem otot yang cukup sering dialami. Bahkan, bisa jadi, semua orang
pernah mengalami kondisi yang satu ini.
Penyebab nyeri
otot bisa
beraneka ragam, tapi umumnya kondisi ini disebabkan oleh cedera otot atau
penggunaan otot secara berlebihan. Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan
oleh berbagai penyakit yang juga berkaitan dengan sistem otot manusia, misalnya fibromyalgia.
Oleh
sebab itu, penting hukumnya untuk selalu menjaga
kesehatan otot agar
tidak mudah mengalaminya.
2. Kram otot
Masalah
pada sistem otot yang satu ini terjadi saat otot berkontraksi cukup kuat dan
membuat otot kencang secara mendadak. Kondisi yang mungkin berlangsung selama
beberapa menit ini dapat menimbulkan rasa sakit.
Umumnya, kram otot terjadi di bagian kaki. Meski
cenderung tidak berbahaya, saat mengalaminya, Anda tidak bisa menggunakan
maupun menggerakkan otot yang sedang mengalami kram.
3. Distrofi otot
Gangguan
pada sistem otot berikutnya adalah kerusakan otot yang terjadi akibat kelainan
bawaan lahir yang umumnya bersifat turun-temurun. Distrofi otot ini merupakan kumpulan dari
penyakit-penyakit yang menyerang otot.
Kondisi
ini disebabkan oleh kurangnya protein distrofin, yaitu protein yang dibutuhkan
oleh tubuh untuk membantu otot berfungsi secara normal.
4. Atrofi otot
Masalah
kesehatan lain yang menyerang sistem otot manusia adalah atrofi otot. Umumnya, kondisi ini terjadi saat
otot menyusut karena terlalu lama tak digunakan.
Namun,
beberapa hal lain juga mungkin menjadi penyebab dari atrofi otot, seperti
proses penuaan, malnutrisi, penggunaan obat-obatan, hingga kondisi kesehatan
lain.
5. Kelumpuhan
Masalah
kesehatan yang satu ini menyebabkan pasien kehilangan kekuatan dan kontrol
terhadap sebagian otot di dalam tubuhnya. Kondisi ini bisa terpusat hanya di
satu area tubuh saja, misalnya hanya di wajah, di kaki, atau di tangan.
Namun,
tidak menutup kemungkinan bahwa kondisi ini juga dialami di beberapa bagian
tubuh secara bersamaan. Kelumpuhan ini dibedakan ke dalam beberapa jenis:
·
Paresis: kelumpuhan parsial, dimana pasien
masih bisa mengontrol beberapa ototnya.
·
Paraplegia: kelumpuhan yang menyerang otot di
kedua kaki dan tubuh bagian bawah.
·
Quadriplegia: kelumpuhan yang menyerang otot
di kedua tangan, kedua kaki, dan terkadang dari leher ke bawah.
·
Hemiplegia: kelumpuhan yang menyerang
otot-otot di salah satu sisi tubuh saja.

Komentar
Posting Komentar